Jejak Tafsir Parateksual di Indonesia
Interpolasi Al-Wahidiy dan Al-Ijiy pada Naskah Jalalain Museum Masjid Agung Jawa Tengah
Abstrak
Artikel ini mengkaji interpolasi Al-Wahidiy dan Al-Ijiy yang dikutip dalam naskah Jalalain koleksi Museum Masjid Agung Jawa Tengah. Keberadaan kutipan interpolasi dari dua teks tafsir ini merefleksikan tradisi tafsir paratekstual. Studi ini memakai pendekatan kajian kodikologi dan analisis parateks untuk memberikan interpretasi atas kehadiran kutipan tersebut sekaligus mengetahui tradisi kemanuskripan naskah Jalalain di masa lalu. Hasil dari kajian mendapati bahwa masing-masing interpolasi Al-Wahidiy dan Al-Ijiy dikutip dalam konteks permasalahan yang berbeda serta dalam distribusi yang teratur. Penyalin naskah dalam pengutipannya juga tidak bertindak ‘polos’, melainkan melibatkan proses pemahaman dan pemaknaan. Respons tersebut terlihat dari adanya perbedaan antara kutipan yang diberikan dengan teks asli yang ditulis oleh pengarang berupa penambahan dan atau pengurangan yang signifikan. Terlepas dari keberadaan kutipan tersebut, sumber yang digunakan oleh penyalin belum diketahui secara pasti mengingat nihilnya informasi yang menjelaskan peredaran teks Al-Wahidiy dan Al-Ijiy di masa lalu.