The Method of Qur’anic Exegesis in Indonesian Modern Context: A Study of Hamka’s and Quraish Shihab’s Thoughts on Trinity
Abstrak
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis metode tafsir modern di Indonesia ketika memahami ayat-ayat yang berkaitan-erat dengan sebuah konsep dari agama di luar Islam. Salah satu konsep dari agama lain yang disinggung Al-Quran yakni konsep Trinitas (al-Mā’idah/5: 73-75). Para penafsir Indonesia menjelaskan penggalan ayat tersebut secara beragam dan kebanyakan melihatnya secara dogmatis; menggunakan metode pengutipan Al-Quran dan Hadis, pendapat ulama Salaf dan Mutakallimūn. Tawaran yang berbeda dilakukan oleh Hamka dan Quraish Shihab. Hamka dalam tafsir al-Azhar cenderung membaca kritik Al-Quran atas Trinitas menggunakan Injil. Sedangkan Shihab menggunakan nalar logis dalam membaca ayat-ayat tersebut. Dua hal ini menjadi penanda baru dari perkembangan kajian tafsir Indonesia dengan pembacaan yang lebih objektif dari pada penggunaan dogma agama. Metode yang digunakan oleh penelitian ini yakni deskriptif-analitis. Hasil yang diperoleh dari dua objek kajian ini bahwa metode yang digunakan oleh Hamka dan Quraish Shihab adalah intertekstualitas dan reasoning. Dua metode tersebut memungkinkan penerimaan produk tafsir semakin luas, termasuk kepada non-muslim.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
© Copyright CC BY-SA