KONTEKS “LATE ANTIQUITY” DAN ANALISIS STRUKTUR MIKRO SEBAGAI COUNTER ATAS SKEPTISISME ORISINALITAS TEKS AL-QUR’AN Refleksi atas Pemikiran Angelika Neuwirth

Refleksi Atas Pemikiran Angelika Neuwirth

  • Adrika Fitrotul Aini
  • Asep Nahrul Musadad

Abstrak

Tulisan ini mendiskusikan pembacaan Angelika Neuwirth terhadap Al-Qur’an dengan pendekatan historis-kritis melalui fokus kajian Al-Qur’an sebelum fase kanonisasi (pre-canonical). Pembacaan dengan melibatkan dokumen “late antiquity” dianggap sebagai pendekatan komprehensif dalam melihat orisinalitas teks Al-Qur’an secara historis. Para sarjana Barat sebelum Neuwirth sangat skeptis terhadap kajian Al-Qur’an. Metode Neuwirth dalam melihat posisi Al-Qur’an dengan teks-teks terdahulu - masa late antique - dan menempatkannya dalam kompleksitas historis sebagai sebuah proses komunikasi sangat patut diperhitungkan. Tulisan ini mengulas hubungan Al-Qur’an dengan tradisi late antiquity serta tawaran Neuwirth terhadap model  pendekatan intertekstualitas dan struktur mikro Al-Qur’an. Pendekatan yang digunakan dalam kajian ini adalah historis filosofis dan deskriptif-interpretatif. Pada akhirnya ia berkesimpulan bahwa teks Al-Qur’an memiliki akar kesejarahan yang kuat dalam posisinya sebagai teks post-Biblikal. Neuwirth menunjukkan adanya akomodasi terhadap signifikansi dan pentingnya konteks late antiquity dalam melihat Al-Qur’an sebagai literatur pos-Biblikal. Gagasan Neuwirth ini memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan studi Al-Qur’an di Barat yang bersifat dialogis-akademis.
 
Keyword: Late antiquity, struktur mikro, intertekstual.       
 
Diterbitkan
2017-09-08
Bagaimana cara menyitir
AINI, Adrika Fitrotul; MUSADAD, Asep Nahrul. KONTEKS “LATE ANTIQUITY” DAN ANALISIS STRUKTUR MIKRO SEBAGAI COUNTER ATAS SKEPTISISME ORISINALITAS TEKS AL-QUR’AN Refleksi atas Pemikiran Angelika Neuwirth. SUHUF Jurnal Pengkajian Al-Qur'an dan Budaya, [S.l.], v. 10, n. 1, p. 173 - 192, sep. 2017. ISSN 2548-6942. Tersedia pada: <http://jurnalsuhuf.kemenag.go.id/index.php/suhuf/article/view/249>. Tanggal Akses: 23 sep. 2017 doi: https://doi.org/10.22548/shf.v10i1.249.
Bagian
Artikel