ASBĀB AN-NUZŪL DALAM WACANA TEOLOGI ASY’ARIYYAH: Relasi Pemikiran al-Gazālī dan Konsep Asbāb an-Nuzūl

  • Heriyanto Heriyanto IAIN Pekalongan

Abstrak

Fokus kajian ini akan membahas asbāb al-nuzūl yang dilihat dari perspektif teologi Asy’ariyah, khususnya akan menelisik pemikiran al-Ghazāli tentang eksistensi asbāb al-nuzūl dalam epistemologi penafsiran Al-Qur’an. Al-Ghazāli sebagai seorang filosof sekaligus teolog, kiranya menarik untuk dikaji. Satu sisi ia pernah mengkritik keniscayaan kausalitas, di sisi lain al-Ghazāli juga menganggap Al-Qur’an bersifat eternal (qadīm). Dua tema ini akan penulis gunakan sebagai kerangka analisis dalam melihat relasi pemikiran al-Ghazāli dan konsep asbāb al-nuzūl. Dari hasil kajian ditemukan bahwa al-Ghazāli dalam memandang hubungan sebab-akibat yang ada dalam peristiwa asbāb al-nuzūl dan ayat-ayat yang turun menghendaki hubungan yang bersifat iqtirāniyah (asosiatif), bukan ta’śīriyah (implikatif). Artinya al-Ghazāli menganggap hubungan antara keduanya bukanlah suatu keniscayaan atau belum tentu saling mempengaruhi. Konsepsi asbāb al-nuzūl dalam teologi al-Ghazāli menghendaki peristiwa yang menyebabkan turunnya suatu ayat, harus dipahami sebagai entitas yang sudah dikehendaki oleh Allah secara eternal. Dari konsepsi inilah kemudian dalam epistemologi penafsirannya, al-Ghazāli menganggap manfaat kajian asbāb al-nuzūl hanya bersifat informatif. Ia lebih menekankan pada keumuman lafaznya dari pada kekhususan sebab. Hal ini nampak begitu jelas ketika al-Ghazāli lebih memilih konsep ta’wīl dari pada harus menjadikan asbāb al-nuzūl sebagai salah satu pendekatan dalam epistemologi tafsīr yang ia bangun. 
Diterbitkan
2017-09-04
Bagaimana cara menyitir
HERIYANTO, Heriyanto. ASBĀB AN-NUZŪL DALAM WACANA TEOLOGI ASY’ARIYYAH: Relasi Pemikiran al-Gazālī dan Konsep Asbāb an-Nuzūl. SUHUF Jurnal Pengkajian Al-Qur'an dan Budaya, [S.l.], v. 10, n. 1, p. 101 - 120, sep. 2017. ISSN 2548-6942. Tersedia pada: <http://jurnalsuhuf.kemenag.go.id/index.php/suhuf/article/view/199>. Tanggal Akses: 23 sep. 2017 doi: https://doi.org/10.22548/shf.v10i1.199.
Bagian
Artikel