Rasm Usmani, mushaf Standar Indo Perbandingan Rasm pada Mushaf Standar Indonesia, Bombay dan Madinah

Studi Analisis Rasm kalimat berkaidah Ha©f al-¦urūf

  • Abdul Hakim

Abstract

Abstrak

Sejak tahun 1984, melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 25, Indonesia memiliki Mushaf Al-Qur’an Standar. Mushaf standar memiliki tiga varian yaitu Mushaf Standar Indonesia Usmani, Mushaf Bahriyah dan Mushaf Braille. Ketiganya dijadikan acuan bagi penerbitan dan peredaran Al-Qur’an di Indonesia hingga sekarang. Realitanya, masyarakat Indonesia tidak semuanya menggunakan mushaf Standar. Ada yang menggunakan mushaf terbitan India, Mesir, Saudi Arabia, Lebanon dan Negara kawasan Timur Tengah lainnya. Satu dekade belakangan, mulai muncul klaim di masyarakat bahwa mushaf mereka ‘paling usmani’ dari pada mushaf lainnya. Hal ini mengaburkan dan menyederhanakan ‘rasm usmani’.

Tulisan ini mengkaji perbandingan 3 mushaf: Standar Indonesia, Bombay-Pakistan dan Madinah. Sampel yang diambil yaitu juz 7, juz 14 dan juz 24. Perbandingan dilakukan pada kalimat yang mengandung kaidah ¥a§f al-¥uruf. Kajian ini bersifat deskriptif analitik. Penelitian ini menemukan bahwa mushaf Indonesia, dalam aspek rasm kaidah ¥a§f al-¥uruf, memiliki kedekatan dengan mushaf Bombay. Hal ini dapat dipastikan karena memiliki rujukan yang sama yaitu mazhad ad-Dāni. Sedangkan mushaf Madinah merujuk pada mazhab Abu Dāwūd. Selain itu, secara sosilogolis, mushaf Bombay dijadikan salah satu rujukan saat penyalinan mushaf Indonesia.

Published
2018-01-26
Section
Articles