EVOLUSI MANUSIA DALAM AL-QUR’ĀN Studi terhadap Ta’wil Muḥammad Syaḥrūr atas Surah az-Zumar/39: 6

  • Reni Nur Aniroh

Abstrak

Tulisan ini menelaah penafsiran Muḥammad Syaḥrūr terhadap Surah az-Zumar/39: 6 mengenai asal-usul kehidupan, khususnya asal-usul penciptaan manusia. Terkait pembahasan ini, sebagian besar mufasir percaya bahwa penciptaan manusia dimulai dari nafs wāḥidah yang mereka tafsirkan sebagai Adam, dan zaujuhā sebagai Ḥawā’. Tetapi, penafsiran Syaḥrūr menyimpulkan bahwa penciptaan manusia (termasuk juga makhluk hidup yang lain) dimulai dari organisme bersel tunggal yang kemudian berkembang biak dengan cara seksual setelah melalui fase panjang evolusinya, dan ini diambil dari penafsiran pada redaksi ṡumā ja’ala minhā zaujahā. Penafsiran Syaḥrūr ini menarik untuk ditelaah secara kritis, karena di samping unik, juga dapat mematahkan tuduhan kaum kreasionis yang cenderung mempertentangkan evolusi dengan keyakinan kepada Tuhan.
 
Kata kunci
Muḥammad Syaḥrūr, penciptaan manusia dalam Al-Qur’an, evolusi.
Diterbitkan
2017-09-11
Bagaimana cara menyitir
ANIROH, Reni Nur. EVOLUSI MANUSIA DALAM AL-QUR’ĀN Studi terhadap Ta’wil Muḥammad Syaḥrūr atas Surah az-Zumar/39: 6. SUHUF Jurnal Pengkajian Al-Qur'an dan Budaya, [S.l.], v. 10, n. 1, p. 77 - 99, sep. 2017. ISSN 2548-6942. Tersedia pada: <http://jurnalsuhuf.kemenag.go.id/index.php/suhuf/article/view/252>. Tanggal Akses: 23 sep. 2017 doi: https://doi.org/10.22548/shf.v10i1.252.
Bagian
Artikel