POLEMIK KEAGAMAAN DALAM TAFSIR MALJA’ AṬ-ṬĀLIBῙN KARYA K.H. AHMAD SANUSI

  • Jajang A Rohmana (SCOPUS ID:56925317200);Sunan Gunung Djati State Islamic University, Bandung

Abstrak

Artikel ini membahas tanggapan K.H. Ahmad Sanusi (1888-1950) dalam tafsir Malja’ aṭ-Ṭālibīn terhadap polemik keagamaan Islam di Priangan tahun 1930-an. Malja’ aṭ-Ṭālibīn merupakan tafsir Al-Qur’an berbahasa Sunda dengan aksara pegon. Sanusi memberikan tanggapan kritisnya terhadap gugatan kaum reformis terkait sejumlah masalah khilafiyah, seperti tawassul, bacaan al-Fātihah di belakang imam, wirid berjamaah setelah salat, riba, dan makanan yang diharamkan. Dengan pendekatan analisis wacana kritis, kajian ini menegaskan bahwa tanggapan Sanusi terhadap kelima isu polemik keagamaan tersebut menunjukkan kuatnya pengaruh ideologi Ahlu Sunnah wal Jama’ah dalam menghadapi gugatan kaum reformis. Posisinya tidak pernah lepas dalam barisan tradisi Islam Sunni yang cenderung lebih lentur dalam memahami tradisi lokal Nusantara. Kajian ini signifikan dalam menunjukkan perdebatan hukum Islam di Indonesia yang di satu sisi memiliki keterkaitan kuat dengan warisan keilmuan fikih klasik sebagaimana kawasan lainnya, tetapi di sisi lain berada dalam wilayah pinggiran geografis Islam yang terus-menerus menemukan konteksnya tersendiri. Ini merupakan polemik keagamaan yang berkontribusi pada pembentukan keunikan keberagamaan Islam di Indonesia.
Diterbitkan
2017-09-04
Bagaimana cara menyitir
ROHMANA, Jajang A. POLEMIK KEAGAMAAN DALAM TAFSIR MALJA’ AṬ-ṬĀLIBῙN KARYA K.H. AHMAD SANUSI. SUHUF Jurnal Pengkajian Al-Qur'an dan Budaya, [S.l.], v. 10, n. 1, p. 25 - 57, sep. 2017. ISSN 2548-6942. Tersedia pada: <http://jurnalsuhuf.kemenag.go.id/index.php/suhuf/article/view/207>. Tanggal Akses: 23 sep. 2017 doi: https://doi.org/10.22548/shf.v10i1.207.
Bagian
Artikel